Array berdimensi banyak adalah array yang memiliki lebih dari satu tipe indek atau lebih dari satu nomor subscript, misalnya memiliki dua, tiga dan seterusnya.
Pendefinisian Tipe Array
Dalam C++
Bentuk :
tipe_data nama_variabel_array[jumlah_elemen_baris] [jumlah_elemen_kolom];
Contoh : int matrik[3][4];
didefnisikan sebuah variabel array dimensi dua dengan nama matrik yang mempunyai 3 elemen baris dan 4 elemen kolom.
Penggambaran elemen array :
matrik[1][2] = 23;
Memasukkan data 23 pada array matrik baris 1 dan kolom 2. Gambar Memberikan data pada baris 1, kolom 2
memasukkan data pada array matrik baris 2, kolom 3 dengan data yang ada pada array matrik baris 1, kolom 2.
Untuk menampilkan data :
cout<<matrik[1][2]; //23
cout<<matrik[2][3]; //23
contoh program menghitung penjumlahan dua matrik. Syarat penjumlahan dua matrik adalah bahwa kedua matrik mempunyai ordo yang sama :
Pendefinisian Tipe Array
Dalam C++
Bentuk :
tipe_data nama_variabel_array[jumlah_elemen_baris] [jumlah_elemen_kolom];
Contoh : int matrik[3][4];
didefnisikan sebuah variabel array dimensi dua dengan nama matrik yang mempunyai 3 elemen baris dan 4 elemen kolom.
Penggambaran elemen array :
Gambar array dimensi 2 dalam C++
Operasi Pada Array matrik[1][2] = 23;
Memasukkan data 23 pada array matrik baris 1 dan kolom 2. Gambar Memberikan data pada baris 1, kolom 2
Gambar : Memberikan data pada baris 1, kolom 2
matrik[2][3] = matrik[1][2]; memasukkan data pada array matrik baris 2, kolom 3 dengan data yang ada pada array matrik baris 1, kolom 2.
Gambar Memberikan data pada baris 2, kolom 3
Untuk menampilkan data :
cout<<matrik[1][2]; //23
cout<<matrik[2][3]; //23
contoh program menghitung penjumlahan dua matrik. Syarat penjumlahan dua matrik adalah bahwa kedua matrik mempunyai ordo yang sama :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main()
{
int a[10][10], b[10][10], c[10][10];
int brs,klm;
clrscr();
cout<<"Masukan jumlah Baris : ";
cin>>brs;
cout<<"masukan Jumlah kolom : ";
cin>>klm;
for(int i=0;i<brs;i++) //input matrik A
{
for(int j=0;j<klm;j++)
{
cout<<" Matrik A["<<i<<"]["<<j<<"] = ";
cin>>a[i][j];
}
}
for(int i=0;i<brs;i++) //input matrik B
{
for(int j=0;j<klm;j++)
{
cout<<" Matrik B["<<i<<"]["<<j<<"] = ";
cin>>b[i][j];
}
}
for(int i=0;i<brs;i++) //menjumlahkan matrik A dengan B
{
for(int j=0;j<klm;j++)
{
c[i][j]=a[i][j]+b[i][j];
}
}
clrscr();
cout<<"Matrik A"<<endl; //menampilkan matrik A
for(int i=0;i<brs;i++)
{
for(int j=0;j<klm;j++)
{
cout<<a[i][j]<<" ";
}
cout<<endl;
}
cout<<"\nMatrik B"<<endl; //menampilkan matrik B
for(int i=0;i<brs;i++)
{
for(int j=0;j<klm;j++)
{
cout<<b[i][j]<<" ";
}
cout<<endl;
}
cout<<"\nMatrik C hasil penjumlahan"<<endl;
for(int i=0;i<brs;i++) //menampilkan matrik C
{
for(int j=0;j<klm;j++)
{
cout<<c[i][j]<<" ";
}
cout<<endl;
}
getch();
}
Contoh program menghitung perkalian dua matrik. Syarat perkalian dua matrik adalah bahwa jumlah baris matrik kedua sama dengan jumlah kolom matrik pertama. #include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main()
{
int a[20][20], b[20][20], c[20][20];
int brsa, klmabrsb, klmb;
cout<<"Baris matrik a : ";
cin>>brsa;
cout<<"Klm mtrik a Brs b : ";
cin>>klmabrsb;
cout<<"Klm matrik b : ";
cin>>klmb;
//input matrik A
cout<<"Masukkan matrik A"<<endl;
for(int i=0;i<brsa;i++)
for(int j=0;j<klmabrsb;j++)
{
cout<<"Matrik A["<<i<<"]["<<j<<"] : ";
cin>>a[i][j];
}
cout<<"Masukkan matrik B"<<endl;
for(int i=0;i<klmabrsb;i++)
for(int j=0;j<klmb;j++)
{
cout<<"Matrik B["<<i<<"]["<<j<<"] : ";
cin>>b[i][j];
//perkalian dua matrik
for(int i=0;i<brsa;i++)
for(int j=0;j<klmb;j++)
{
c[i][j]=0;
for(int k=0;k<klmabrsb;k++)
c[i][j]=c[i][j]+a[i][k]*b[k][j];
}
clrscr();
cout<<"\nIsi matrik A"<<endl;
for(int i=0;i<brsa;i++)
{
for(int j=0;j<klmabrsb;j++)
cout<<a[i][j]<<" ";
cout<<endl;
}
cout<<"\nIsi matrik B"<<endl;
for(int i=0;i<klmabrsb;i++)
{
for(int j=0;j<klmb;j++)
cout<<b[i][j]<<" ";
cout<<endl;
}
cout<<"\nIsi matrik C"<<endl;
for(int i=0;i<brsa;i++)
{
for(int j=0;j<klmb;j++)
cout<<c[i][j]<<" ";
cout<<endl;
}
getch();



Komentar
Posting Komentar
Kritik, Saran dan Komentar Kami tunggu